Agar bisnis Anda mudah ditemukan dan dapat berinteraksi dengan pelanggan secara online, diperlukan kehadiran di internet. Media sosial memang menjadi langkah tercepat untuk memulainya, tetapi untuk tahap yang lebih lanjut Anda membutuhkan domain dan website (beserta hosting) agar dapat menyajikan informasi yang lebih lengkap, rapi, dan terstruktur, sekaligus meningkatkan citra profesional bisnis.
Dengan memiliki domain dan hosting sendiri, Anda juga dapat menggunakan email bisnis dengan nama domain, misalnya nama@nama-brand.com. Penggunaan email dengan identitas bisnis akan memberikan kesan yang lebih profesional dan terpercaya dibandingkan memakai layanan email gratis.
Selain meningkatkan kepercayaan, website juga dapat menjadi pusat informasi resmi bisnis Anda. Pelanggan dapat dengan mudah menemukan profil perusahaan, produk atau layanan, hingga kontak yang jelas dalam satu tempat, sehingga membantu membangun citra merek yang kuat dan konsisten.
Media sosial bersifat timeline, sedangkan website mengandalkan struktur. Karena menggunakan sistem timeline, konten lama akan terdorong oleh unggahan terbaru sehingga informasi penting bisa sulit ditemukan. Pengguna perlu melakukan scroll dan menelusuri banyak posting untuk menemukan informasi tertentu. Oleh sebab itu, media sosial lebih efektif dimanfaatkan untuk menyampaikan pembaruan secara cepat.
Berbeda dengan media sosial, website menggunakan sistem menu yang membuat informasi tersaji lebih rapi, terorganisasi, dan mudah diakses. Website juga memakai nama domain yang menjadi identitas merek Anda di dunia digital, sehingga keberadaannya dapat meningkatkan kesan profesional.
Selain itu, dengan memiliki website yang tentunya disertai domain, Anda juga dapat menggunakan email perusahaan dengan nama domain sendiri, bukan email gratis. Fitur ini umumnya sudah termasuk dalam layanan web hosting yang digunakan untuk menjalankan website Anda.
Tidak hanya itu, website juga memberikan kontrol penuh terhadap konten dan tampilan bisnis Anda. Anda bebas menentukan desain, struktur halaman, serta informasi apa saja yang ingin ditampilkan tanpa bergantung pada kebijakan platform pihak ketiga, sehingga website dapat menjadi aset digital jangka panjang bagi bisnis Anda.
Untuk membuat email perusahaan menggunakan nama domain sendiri, langkah awal yang perlu dilakukan adalah membeli domain dan layanan hosting. Pada layanan web hosting umumnya sudah tersedia fitur email yang memungkinkan Anda membuat alamat email sesuai dengan domain bisnis yang dimiliki.
Namun, apabila Anda memerlukan kapasitas penyimpanan email yang lebih besar, akses mobile yang lebih optimal, serta fitur kolaborasi seperti kalender, buku alamat, dan layanan meeting online, Anda dapat menggunakan layanan Email Bisnis seperti Google Workspace atau Titan Mail.
Dengan menggunakan layanan email bisnis profesional, komunikasi internal maupun eksternal perusahaan akan menjadi lebih efisien dan terpercaya. Selain meningkatkan citra profesional, email bisnis juga membantu mendukung produktivitas tim melalui berbagai fitur pendukung yang terintegrasi dalam satu platform.
Secara sederhana, domain dapat diartikan sebagai alamat atau nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website di internet. Contohnya, website Sentralhost menggunakan domain Sentralhost.com sebagai alamatnya. Domain berfungsi sebagai pengganti alamat IP agar lebih mudah diingat oleh pengguna.
Selain digunakan sebagai alamat website, domain juga dimanfaatkan untuk keperluan email, misalnya dalam format nama@namadomain.com. Dengan domain, identitas website maupun email menjadi lebih profesional dan mudah dikenali.
Setelah sebuah website dibuat, diperlukan layanan hosting sebagai tempat penyimpanan seluruh file dan data website pada server, sehingga situs tersebut dapat diakses oleh pengguna melalui internet. Tanpa hosting, website tidak akan bisa ditampilkan secara online.
Selain untuk menyimpan file website, hosting juga dapat digunakan untuk mengelola email. Melalui layanan web hosting, Anda dapat membuat alamat email dengan nama domain sendiri, sehingga mendukung kebutuhan komunikasi bisnis secara profesional.
Hosting juga memiliki berbagai jenis dan spesifikasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan website, mulai dari blog sederhana hingga website bisnis atau toko online dengan trafik tinggi. Pemilihan hosting yang tepat akan berpengaruh pada kecepatan, keamanan, dan kestabilan website Anda.
Layanan web hosting Indonesia, seperti yang disediakan oleh Sentralhost, menggunakan server yang berlokasi di pusat data dalam negeri. Server tersebut terhubung langsung dengan internet exchange lokal seperti IIX, OpenIXP, dan CDIX, sehingga pengunjung website dari Indonesia dapat mengakses situs Anda dengan lebih cepat dan stabil.
Jika sebagian besar pengunjung website Anda berasal dari Indonesia, memilih layanan hosting lokal merupakan pilihan yang tepat. Lokasi server yang dekat dengan pengguna akan memberikan performa akses yang lebih optimal dibandingkan menggunakan hosting dengan server di luar negeri.
Selain faktor kecepatan, web hosting Indonesia juga menawarkan kemudahan dalam hal dukungan teknis dan komunikasi. Dengan penyedia layanan yang berada di dalam negeri, Anda dapat memperoleh bantuan pelanggan dalam bahasa Indonesia dan zona waktu yang sama, sehingga penanganan kendala teknis menjadi lebih cepat dan efisien.
Layanan domain dan hosting umumnya akan langsung diaktifkan setelah pembayaran berhasil diverifikasi oleh sistem. Jika Anda menggunakan metode pembayaran online seperti virtual account, QRIS, kartu kredit, atau metode instan lainnya, layanan biasanya akan aktif secara otomatis tanpa perlu melakukan konfirmasi tambahan. Sementara itu, untuk pembayaran melalui transfer bank, Anda perlu melakukan konfirmasi pembayaran terlebih dahulu agar tim billing dapat memproses verifikasi sebelum layanan diaktifkan.
Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua layanan dapat aktif secara instan. Beberapa jenis domain, seperti .co.id, .or.id, dan ekstensi tertentu lainnya, memiliki persyaratan khusus yang harus dipenuhi. Domain tersebut baru akan aktif setelah dokumen dan persyaratan berhasil diverifikasi oleh pihak registrar. Hal serupa juga berlaku untuk layanan SSL dengan tingkat validasi OV (Organization Validation) dan EV (Extended Validation) yang memerlukan proses pengecekan tambahan.
Sebagai informasi tambahan, lamanya proses aktivasi untuk layanan yang memerlukan verifikasi sangat bergantung pada kelengkapan dan keabsahan data yang Anda kirimkan. Semakin cepat persyaratan dipenuhi dengan benar, semakin cepat pula layanan dapat diaktifkan dan digunakan.
Shared hosting adalah layanan hosting di mana satu server digunakan bersama oleh banyak pengguna, sehingga biayanya lebih ekonomis dan cocok untuk website kecil, blog pribadi, atau pengguna pemula. Pada jenis hosting ini, sumber daya server seperti CPU, RAM, dan penyimpanan dibagi bersama, sehingga performa website bisa terpengaruh jika ada pengguna lain yang menggunakan resource secara berlebihan.
Berbeda dengan shared hosting, VPS (Virtual Private Server) menyediakan sumber daya yang lebih terdedikasi untuk setiap pengguna. Meskipun masih berada dalam satu server fisik, VPS dibagi secara virtual sehingga masing-masing pengguna memiliki alokasi resource sendiri. Hal ini membuat performa website lebih stabil dan cocok untuk website dengan kebutuhan yang lebih besar atau trafik yang terus berkembang.
Selain performa, perbedaan lainnya terletak pada tingkat kontrol dan fleksibilitas. VPS memberikan akses dan pengaturan yang lebih luas terhadap server, sedangkan shared hosting lebih sederhana dan mudah dikelola karena sebagian besar pengaturan teknis ditangani oleh penyedia layanan hosting.